Inilah pertama kalinya aku menghadapi para siaga yang baru, siaga yang baru akan belajar tentang pramuka. Tak terbayangkan pertama kali aku datang di pelatihan pramuka di perindukan siaga dawu melihat adik-adik yang belum mengerti apapun tentang pramuka. Jangankan pramuka secara umum, tepuk pramuka dan salam pramukapun mereka belum tahu, tapi inilah tantangannya bagiku. Mengajarkan apa yang aku ketahui kepada mereka, sebagai generasi penerus pramuka Indonesia di masa mendatang. Bahkan merekalah generasi penerus perjuangan Bangsa, calon-calon pemimpin masa depan, calon penerus kemajuan Negara.
Hal itu kumulai kemarin, Minggu 15 Januari 2012, pukul 07.30 WIB aku sudah berada di Perindukan Siaga tersebut, awalnya kubayangkan mereka tinggal di tuntun mental dan kepercayaan diri serta pengetahuan pramuka. Ternyata setelah Pembina pramuka memberikan informasi aku cukup terkejut, ternyata sudah 2 tahun Perindukan Siaga ini tak melakukan latihan. Dan latihan yang terakhirpun para siaganya sudah lulus dari sekolah tersebut, alhasil mereka yang masih disana tidak pernah latihan pramuka sekalipun. Jadilah semua adik-adik itu tak mengerti apapun tentang gerakan pramuka.
Meski demikian keadaanya, aku masih senang sebab sebagian besar adik-adik putra antusias dengan latihan pramuka pertama ini, mereka terlihat senang dan bersemangat. Namun ada pekerjaan rumah untuk saya terhadap adik-adik yang putri, mereka masih tampak takut untuk menunjukkan diri mereka, masih diam dan hanya sesekali tertawa saat ku berikan gerakan-gerakan penghibur. Ya itulah anak-anak, maklum diriku karena mereka baru pertama kali melihat sosok Novicha, tapi kuharap mereka mampu menunjukkan semangat hingga akhir latihan tahun ajaran ini…
No comments:
Post a Comment
terima kasih atas komentar anda